Kamis 06 Agustus 2020 - 5:22:02 am

Federal Nasional UEA dan Majelis Nasional Belarusia Membahas "Jarak Jauh" Pengokohan Kerja Sama Parlemen


Abu Dhabi, 22 Juli / WAM / Komite Persahabatan dengan Parlemen Negara-negara Eropa di Dewan Nasional Federal selama pertemuan yang diadakan "jarak jauh" menggunakan teknologi konferensi video dengan Majelis Nasional Republik Belarus, membahas kiat memperkuat dan mengembangkan hubungan kerja sama bilateral dan meningkatkan hubungan antara UEA dan Republik Belarus, khususnya Parlemen, mendorongnya ke cakrawala yang lebih luas, untuk kepentingan kedua bangsa dan negara sahabat.

Kedua belah pihak menekankan pentingnya menandatangani nota kesepahaman dan kerja sama parlementer di antara mereka, dan meningkatkan hubungan antara kedua negara di semua sektor.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Usamah Ahmad Al-Sya’far, Ketua Komite Persahabatan dengan parlemen Negara-negara Eropa di Dewan Nasional Federal, dan Dr. Mozah Muhammad Hamrur Al-Amiri, Wakil Ketua Komite, dan anggota Komite: Yang Mulia Dr. Ali Rasyid Al-Naimi, Yang Mulia Dr. Hawa Sa’id Al-Dahhak Al-Mansuri, Yang Mulia Sarah Muhammad Falaknaz, Yang Mulia Marwan Ubaid Al-Muhairi dan Yang Mulia Mirah Sultan Al-Suwaidi.

Juga hadir dalam pertemuan tersebut YM Afra Rasyid Al-Basti, Asisten Sekretaris Jenderal untuk Hubungan Parlemen di Dewan, dan YM Ahmad Muhammad Manqusy Al-Tunaiji, Duta Besar Emirat untuk Republik Belarusia.

Di pihak Belarusia, Ketua dan anggota Komite Persahabatan UEA-Belarusia di Majelis Nasional dihadiri oleh Sergei Rachkon sebagai "Ketua", Sergey Sivets, Marina Elena, Oleg Romo, Valery Voronetsky, di samping Yang Mulia Andrei Luzhinuk, Duta Besar Republik Belarusia untuk Emirat.

Yang Mulia Usamah Ahmad Al-Sya’far mengatakan bahwa selama pertemuan virtual pertama Komite Persahabatan Parlemen Emirates-Belarusia, hubungan bilateral antara UEA dan Republik Belarusia, beliau memuji persahabatan yang kuat antara kedua belah pihak, dan perkembangan luar biasa yang disaksikan dalam kerangka saling pengertian dan kepercayaan sejak terbentuknya hubungan diplomatik pada tahun 1992.

Beliau mengingatkan pentingnya memperkaya hubungan istimewa antara kedua bangsa dan dua negara sahabat, untuk membawa keduanya ke tahap mitra strategis di berbagai bidang.

YTH Menjelaskan bahwa hubungan kedua negara telah membuat langkah penting selama beberapa tahun terakhir di semua tingkatan, dan mengambil langkah tegas menuju pembangunan sesuai dengan arahan pimpinan kedua negara sahabat, beliau memuji hasil kunjungan bersama antara kedua negara, yang terpenting adalah kunjungan resmi Yang Mulia Syeikh Muhammad bin Zayid Al-Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata ke Republik Belarusia pada 13 September 2019 dan pertemuannya dengan Yang Mulia Alexander Lukashenko, Presiden Belarusia, yang membahas langkah memperkuat hubungan bilateral dan semua masalah, baik regional ataupun internasional yang menjadi perhatian bersama. Serta kunjungan Yang Mulia Presiden Belarusia ke UEA pada tahun 2017 dan 2019, yang menjadi pendorong kuat bagi hubungan antara kedua negara, dan memperkuat misi bersama untuk memperluas hubungan ini selama tahun-tahun mendatang di semua tingkatan.

Sementara itu, Yang Mulia Dr. Moza Muhammad Hamrur Al-Amri mengatakan bahwa perlunya meningkatkan cakrawala kerja sama antara Dewan Nasional Federal dan Majelis Nasional di Republik Belarusia, memperkuat peran komite persahabatan antara kedua belah pihak, dan bertukar pengalaman, pengetahuan parlemen, dan praktik terbaik, melalui pengadaan lebih banyak pertemuan dan menandatangani nota kesepahaman dan kerja sama parlemen antara kedua pihak.

Dia menambahkan bahwa telah disepakati untuk menetapkan agenda kerja bersama antara kedua belah pihak untuk menentukan tanggal pertemuan mendatang dan misi yang akan dicapai dari setiap pertemuan, mencari cara koordinasi bersama dan langsung antara komite persahabatan parlemen Belarusia-Emirat di kedua negara, mengadakan seminar dan acara virtual antara kedua parlemen, mengoordinasikan visi dan posisi di antara kedua parlemen, mengoordinasikan visi dan posisi keduanya di Forum Parlemen Internasional.

Sementara itu, Yang Mulia Dr. Ali Rasyid Al-Nuaimi mengatakan bahwa komite mengirim undangan selama pertemuan ke pihak Belarusia untuk mengunjungi Dewan Nasional Federal, dan menerima undangan serupa dari mereka untuk mengunjungi Majelis Nasional Belarusia, mencatat bahwa kedua belah pihak menyambut baik undangan itu, dan menekankan pentingnya bertukar kunjungan antara mereka di berbagai bidang, yang kontribusi dalam meningkatkan hubungan antara kedua negara dan membawa mereka ke tahap kemitraan strategis ... Beliau menyatakan bahwa ada perkembangan besar dalam hubungan UEA-Belarusia di berbagai sektor.

Yang Mulia menunjukkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme dihadapi seluruh dunia dan tidak terbatas pada negara tertentu, dan oleh karena itu kerja sama antara berbagai negara di dunia harus diperkuat untuk menangani milisi teroris dan ide-ide ekstremis, perlunya menolak kekerasan dan ekstremisme dalam masyarakat dan mempromosikan nilai-nilai toleransi dan perdamaian, menghormati serta melindungi hak-hak semua tanpa ada diskriminasi di antara mereka.

Dalam hal ini, ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015 tentang menghilangkan diskriminasi dan kebencian, UU yang dikeluarkan oleh Yang Mulia Syeikh Khalifa bin Zayid Al-Nahyan, Presiden Negara "semoga Allah melindunginya" yang berisikan tentang menindak tindakan kriminal terkait dengan penistaan ​​agama dan kesuciannya, melawan semua bentuk diskriminasi, dan menolak ujaran kebencian. Beliau juga melihat upaya negara dalam memerangi terorisme dan ekstremisme kekerasan.

Sementara itu, H.E. Dr. Hawa Said Al-Dahhak Al-Mansuri meninjau upaya UEA lokal dan internasional dalam memerangi Virus Corona "Covid-19", serta langkah sukses yang digunakan Emirat untuk menangani krisis itu, terutama yang berkaitan dengan sistem kerja jarak jauh dan pendidikan jarak jauh.

Dia melanjutkan kebahagiaannya bahwa Emirat berhasil, dengan sektor medisnya yang kuat, dalam mengendalikan epidemi Corona, Emirat menduduki peringkat global dalam tingkat prosedur pemeriksaan, dan rata-rata pemeriksaan harian mencapai lebih dari 40 ribu, dan sudah lebih dari 3 juta pemeriksaan Covid-19 melalui rumah sakit, pusat kesehatan dan pusat kesehatan khusus, pusat tes melalui kendaraan khusus.. Beliau menyatakan bahwa 24 pusat diresmikan untuk pemeriksaan melalui kendaraan di berbagai daerah Emirat, yang dilengkapi dengan peralatan terbaru dan sejumlah besar kader medis yang dilatih sesuai dengan standar tertinggi. Negara juga mendapat posisi pertama dalam 7 indikator global di bidang kesehatan menurut Otoritas Daya Saing Federal dan Statistik.

Dia menambahkan bahwa negara yang bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia memberikan bantuan besar kepada Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika, Emirat telah menyediakan pasokan dan peralatan medis kepada 65 negara untuk mendukung upaya berkelanjutan mereka dalam menghambat penyebaran virus.

Untuk bagiannya, Yang Mulia Sarah Muhammad Falaknaz belajar tentang pengembangan dan kemajuan di berbagai bidang yang dicapai oleh UEA, dan juga meninjau upaya pembangunan negara, termasuk penamaan tahun 2020 sebagai tahun "persiapan lima puluh", beliau menekankan bahwa prioritas paling penting untuk tindakan nasional dalam lima puluh tahun ke depan adalah mempersiapkan semua sektor negara untuk fase pasca-minyak, membangun ekonomi pengetahuan nyata berdasarkan inovasi dan kreativitas, ilmu pengetahuan dan teknologi modern, investasi dalam pikiran dan kompetensi kualitatif, dan mempromosikan sistem nilai-nilai peradaban yang toleransi, keterbukaan dan koeksistensi sesuai dengan Centennial 2071 UEA yang meliputi pemerintah yang melihat ke masa depan, pendidikan untuk masa depan, pendidikan pengetahuan masa depan, ekonomi pengetahuan yang beragam, dan masyarakat yang lebih koheren.

Yang Terhormat menunjukkan bahwa keberhasilan peluncuran "Misbar Al-Amal" adalah peristiwa bersejarah yang bertujuan untuk melayani orang-orang di dunia secara keseluruhan, tidak hanya negara Emirat, begitu pula pencapaian yang dicatat oleh Emirat dengan mengirimkan Hazza Al-Mansouri, astronot pertama Emirat dan bangsa Arab, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada bulan September 2019 .. Beliau memuji partisipasi Belarusia di Dubai Expo 2021.

YM juga menyinggung pemilihan parlemen baru-baru ini untuk Dewan Nasional Federal, di mana perwakilan perempuan di dewan meningkat menjadi 50%, yang menjadikan UEA di antara negara-negara maju dalam hal persentase perwakilan perempuan di Parlemen .. Beliau menambahkan bahwa proporsi anggota Dewan Nasional di bawah usia 40 tahun Hingga 25% pada pemilu legislatif saat ini / yang ketujuh belas /.

Sehubungan dengan itu Yang Mulia Mira Sultan Al-Suwaidi mengatakan bahwa UEA mencapai lebih banyak kemajuan dan kemakmuran di bawah kepemimpinan Yang Mulia Syeikh Khalifa bin Zayid Al-Nahyan, Presiden Negara "semoga Allah melindunginya" ... Beliau mencatat bahwa Emirat telah melompati 23 tingkat, untuk mencapai posisi ke-26 di dunia menurut Laporan kesetaraan gender yang dikeluarkan oleh Program Pembangunan PBB untuk 2019, dan peringkat pertama di dunia Arab, dengan demikian peringkat negara di tingkat dunia adalah satu langkah lagi untuk mencapai misi nasional mencapai daftar 25 negara terbaik di dunia pada tahun 2021 sesuai indikator ini, pencapaian global ini hanya dalam 4 tahun setelah pembentukan Dewan Neraca Gender Emirat, yang awalnya di peringkat 49 secara global pada tahun 2015.

Yang Terhormat mengucapkan selamat kepada parlemen Belarusia atas pencapaian perempuan 40% dari kursi di parlemen dalam pemilihan terakhir yang berlangsung pada November 2019.

Sementara itu, Yang Mulia Marwan Ubaid Al-Muhairi menekankan perlunya memajukan kerja sama antara kedua negara dan memperkuatnya di semua sektor ekonomi, komersial, investasi, pariwisata, budaya dan bidang lainnya, dan menjalankan proyek bersama di banyak bidang yang menguntungkan ekonomi kedua negara sahabat. Yang Mulia menghargai posisi pemerintah Belarusia dan dukungannya dalam pencalonan UEA untuk keanggotaan tidak tetap di Dewan Keamanan PBB /2022-2023/.

Di pihak anggota Komite Persahabatan UEA-Belarusia di Majelis Nasional Belarusia menyatakan kebahagiaan mereka pada pertemuan ini, dan keinginan mereka untuk memperkuat hubungan dengan Dewan Nasional Federal dan bertukar pengalaman parlemen, serta meningkatkan hubungan antara UEA dan Republik Belarusia di berbagai sektor ekonomi, komersial, pariwisata dan budaya untuk menjalin hubungan dengan kemitraan strategis .

Mereka memuji pencapaian bersejarah yang dicapai oleh UEA dalam mencapai ruang angkasa dan meluncurkan wahana harapan untuk menjelajahi Mars, langkah kebangkitan, pengembangan dan booming komprehensif yang disaksikan negara itu di semua bidang ... Mereka menekankan bahwa langkah pemberdayaan perempuan di negara Emirat dianggap sebagai contoh yang harus diikuti dunia dalam kesetaraan gender.

Mereka berterima kasih atas bantuan medis yang dikirim oleh UEA ke Belarusia Mei lalu atas dukungannya dalam menghambat penyebaran virus Covid-19 dan lebih dari 7.000 petugas perawatan kesehatan telah mendapat manfaat bantuan itu, untuk meningkatkan upaya mereka dalam menahan penyebaran virus.

Perlu dicatat bahwa pertemuan ini adalah pertemuan "virtual" pertama yang diadakan oleh Komite Persahabatan Parlemen dalam sejarah Dewan Nasional Federal. Ini ada berkat arahan negara dan kepemimpinan yang bijak dalam mengadopsi teknologi modern dan memanfaatkannya secara optimal untuk membantu pekerjaan, juga berkat semangat Dewan untuk memainkan peran politiknya dan mengaktifkan diplomasi parlementernya dalam rangka memperkuat hubungan antara Emirat dengan berbagai negara di dunia, memperkuat serta mempertahankan posisinya di berbagai Forum Parlemen secara regional dan internasional.

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302857107

WAM/Indonesian