Kamis 13 Agustus 2020 - 1:22:07 am

Khalid bin Muhammad bin Zayid Meninjau Rencana Departemen Keuangan Abu Dhabi untuk Tahun 2020-2025

  • خالد بن محمد بن زايد يطلع على خطة دائرة المالية بأبوظبي للأعوام 2020-2025
  • خالد بن محمد بن زايد يطلع على خطة دائرة المالية بأبوظبي للأعوام 2020-2025
  • خالد بن محمد بن زايد يطلع على خطة دائرة المالية بأبوظبي للأعوام 2020-2025
Video Gambar

Pemaparan Rencana keuangan jangka menengah yang dikembangkan oleh Departemen Keuangan di Abu Dhabi untuk periode 2020-2025 - Khalid bin Muhammad bin Zayid terus mengarahkan fokus prioritas pertukaran pada segala sesuatu yang mengutamakan pelayanan terbaik bagi warga dan penduduk.

-Yang Mulia memuji upaya yang dilakukan untuk mengkonsolidasikan kekuatan keuangan, menjaga fleksibilitas ekonomi, dan mengimplementasikan program inisiatif dan proyek atas dasar pelayanan terpadu kepada anggota masyarakat.

- Yang Mulia mengarahkan untuk menemukan solusi ekonomi dan sosial yang membantu individu dan perusahaan baik skala kecil maupun besar untuk mengatasi tantangan saat ini dan mengubahnya menjadi peluang.

-Strategi manajemen pengeluaran dan pendapatan yang efisien serta strategi manajemen utang jangka menengah adalah pilar penting dari rencana keuangan 2020-2025.

-Abu Dhabi mempertahankan status ekonominya yang kuat dengan meningkatkan likuiditas, menambah cadangan keuangan pemerintah, merasionalisasi pengeluaran pemerintah, dan menambah pengembalian investasi publik.

Abu Dhabi, 24 Juli / WAM / Yang Mulia Syeikh Khalid bin Muhammad bin Zayid Al Nahyan, anggota Dewan Eksekutif Emirat Abu Dhabi dan kepala Kantor Eksekutif Abu Dhabi, menjelaskan rencana keuangan jangka menengah yang dikembangkan oleh Departemen Keuangan Abu Dhabi untuk periode 2020-2025, yang berfokus pada menjaga iklim ekonomi dan mempercepat pertumbuhan Ekonomi, yang mencerminkan kekuatan finansial dan fleksibilitas Emirat Abu Dhabi.

Yang Mulia melanjutkan, selama pertemuan yang diadakan di Departemen Keuangan di Abu Dhabi dengan Yang Mulia Jassim Muhammad Buataba Al-Zaabi, kepala Departemen Keuangan serta sejumlah pejabat lainnya ... Syeikh Khalid bin Muhammad bin Zayid melanjutkan penjelasan tentang fitur paling menonjol dari rencana yang sejalan dengan visi yang jelas tentang diversifikasi ekonomi ini, di mana Strategi manajemen pengeluaran dan pendapatan yang efisien serta strategi manajemen utang jangka menengah adalah pilar penting dari rencana keuangan yang disepakati ini.

Lebih lanjut, Yang Mulia mendengarkan penjelasan tentang upaya Departemen Keuangan ketika departemen itu membangun kembali kekuatan keuangan emirat, serta tingkat utang yang rendah dan basis aset yang solid ditengah tantangan global dan dampak dari pandemic COVID-19.

Yang Mulia memuji upaya yang dilakukan untuk mengkonsolidasikan kekuatan finansial dan mempertahankan fleksibilitas ekonomi, yang memungkinkan emirat mengejar strateginya untuk mendiversifikasi sumber-sumber pendapatan yang bukan melalui minyak, dan untuk mengimplementasikan inisiatif dan proyek yang berdasar atas pelayanan terbaik bagi anggota masyarakat.

Yang Mulia terus mengarahkan fokus prioritas pada semua hal yang terkait pelayanan terhadap warga dan penduduk, dan menciptakan solusi ekonomi dan sosial yang membantu individu dan perusahaan baik skala kecil, menengah dan besar untuk mengatasi tantangan saat ini dan mengubahnya menjadi peluang.

Yang Mulia juga mengarahkan Departemen Keuangan, sebagai mitra utama bagi semua lembaga pemerintah, untuk menanamkan budaya keunggulan finansial, dalam konteks upaya kolektif untuk mendukung kekuatan keuangan dan fleksibilitas Emirat Abu Dhabi dan menerapkan visi kepemimpinan rasional untuk ekonomi yang makmur.

Abu Dhabi telah mempertahankan ekonominya yang tangguh, melalui sejumlah inisiatif dan reformasi besar, yang meliputi peningkatan likuiditas dan peningkatan cadangan keuangan pemerintah, merasionalisasi pengeluaran pemerintah dan meningkatkan pengembalian investasi publik, mengimplementasikan rencana stimulus yang tepat disamping terus mempertahankan posisi keuangan, dan melanjutkan pertumbuhan ekonomi dengan fokus pada sektor-sektor dengan nilai tambah lebih tinggi dan sektor non-minyak.

Departemen Keuangan terus menerapkan strategi manajemen utang jangka menengah untuk Emirat Abu Dhabi, yang bertujuan untuk memperbaiki struktur modal emirat dengan mengambil keuntungan dari berbagai sumber pembiayaan sambil mempertahankan peringkat kredit saat ini. Sektor Ekonomi Abu Dhabi merupakan satu-satunya sektor dengan peringkat kredit AA di wilayah tersebut, yang membentuk kedudukan tinggi bagi Emirat.

Emirat Abu Dhabi baru-baru ini berhasil menerbitkan obligasi negara multi-level senilai $ 7 miliar dan $ 3 miliar, dan datang pada waktu yang tepat dalam merebut peluang pasar yang tersedia dan persyaratan pembiayaan yang sesuai.

Emirat Abu Dhabi mempertahankan tingkat utang yang seimbang, dengan total utang pemerintah mencapai 12,1% dari PDB pada akhir 2019, yang termasuk yang terendah di dunia, di mana hal tersebut mencerminkan kebijakan tinggi keuangan emirat dan manajemen utang.

Penerjemah: A. Mubarak http://wam.ae/ar/details/1395302857743

WAM/Indonesian