Kamis 13 Agustus 2020 - 1:52:36 am

UEA Adalah yang Pertama di Dunia Mendeteksi "Covid-19" dengan Anjing Polisi

  • الإمارات الأولى عالميا في تطبيق الكشف عن كوفيد 19 بالكلاب البوليسية
  • الإمارات الأولى عالميا في تطبيق الكشف عن كوفيد 19 بالكلاب البوليسية
  • الإمارات الأولى عالميا في تطبيق الكشف عن كوفيد 19 بالكلاب البوليسية
  • الإمارات الأولى عالميا في تطبيق الكشف عن كوفيد 19 بالكلاب البوليسية
Video Gambar

Abu Dhabi, 30 Juli / WAM / UEA mencatat prestasi baru dalam upaya berkelanjutan untuk tindakan pencegahan, serta perlindungan yang diterapkan dalam menghambat penyebaran virus Corona "Covid-19", demi mengamankan dan menyelamatkan masyarakat, setelah menerapkan praktik yang berhasil dari anjing polisi di bandara-bandara negara, untuk berkontribusi sebagai garis pertahanan baru dalam pendeteksian kemungkinan seseorang terinfeksi oleh virus Corona, dengan penerapan ini, Emirat menjadi negara pertama di dunia yang berhasil dalam menerapkan praktik dari percobaan ilmiah ini, di mana sejumlah negara masih mengembangkan studi dan pelatihan.

Pengalaman Emirat dan protokolnya untuk interaksi tidak langsung antara anjing dan orang yang akan diperiksa, memiliki kelebihan bahwa mereka menggunakan sampel keringat manusia dan mudah diterapkan sesuai dengan tindakan pencegahan standar tertinggi. Penerapan praktis ini sebelumnya sudah dilakukan studi, workshop dan pertemuan yang diperlukan, selain pertemuan bedah pendapat dan kerja sama dengan sejumlah negara di dunia dan para pakar dalam melakukan diskusi, studi teori tentang penggunaan anjing untuk mendeteksi penderita "Covid-19", berdasarkan pada fakta bahwa anjing polisi yang terlatih memiliki kelebihan indra penciuman mereka yang sangat kuat, yang dapat digunakan dalam patroli polisi dan mengamankan situs-situs vital yang penting, pusat perbelanjaan, acara, keramaian, bandara dan area vital.

Tim khusus dari tim nasional akan disebar di bandara Emirat, untuk memulai pratik nyata dalam memantau dan memeriksa sampel yang diambil dari orang-orang yang datang, dari penciuman ketiak tanpa kontak langsung dengan anjing, dan dalam beberapa detik anjing terlatih dapat menentukan kemungkinan orang ini terinfeksi jika ada, ini hanyalah sebagai sarana tambahan yang berguna untuk meningkatkan upaya otoritas terkait lainnya dalam mengamankan bandara, untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan para penumpang, dengan secara bertahap memulai kembali membuka bandara internasional yang lebih banyak dan meningkatnya jumlah penerbangan, dan UEA mengambil langkah terdepan dalam pemeriksaan cepat, tindakan pencegahan, dan penggunaan anjing polisi serta teknologi modern.

Tim nasional yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri dan "Sekolah Kedokteran Hewan Prancis" - sekolah kedokteran hewan tertua di Eropa - Kementerian Kesehatan dan Perlindungan Masyarakat, Otoritas Bea Cukai Federal, Departemen Bea Cukai di Dubai, Otoritas Kesehatan di Abu Dhabi dan Dubai, dan pimpinan kepolisian di negara itu serta bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri Perancis, mereka telah berhasil menyelesaikan proses pelatihan anjing dan melaksanakan studi ilmiah yang diperlukan, serta menyiapkan makalah ilmiah tentang pengalaman Emirat. UEA telah mengembangkan protokol khusus, setelah mempelajari protokol Prancis dan mengembangkannya untuk menggunakan anjing dalam tugas ini, dan telah terbukti sukses percobaannya, memungkinkan Emirat untuk menerapkannya dalam praktik nyata sebagai negara pertama di dunia.

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302859381

WAM/Indonesian