Kamis 06 Agustus 2020 - 5:59:44 am

"Emirates Nuclear Energy Corporation" Mengumumkan Dimulainya Operasi Aman Stasiun Pertama Energi Nuklir Damai Baraka

  • مؤسسة الإمارات للطاقة النووية تعلن بداية التشغيل الآمن لأولى محطات براكة للطاقة النووية السلمية
  • مؤسسة الإمارات للطاقة النووية تعلن بداية التشغيل الآمن لأولى محطات براكة للطاقة النووية السلمية
  • مؤسسة الإمارات للطاقة النووية تعلن بداية التشغيل الآمن لأولى محطات براكة للطاقة النووية السلمية
  • مؤسسة الإمارات للطاقة النووية تعلن بداية التشغيل الآمن لأولى محطات براكة للطاقة النووية السلمية
Video Gambar

- Sebuah pencapaian bersejarah yang dicapai sesuai dengan persyaratan peraturan dan standar keselamatan dan kualitas internasional tertinggi.

- Emirates Nuclear Energy Corporation mengumumkan dimulainya operasi aman bagi stasiun pertama pembangkit energi nuklir damai Baraka.

......................

Abu Dhabi, 01 Agustus / WAM / Emirates Nuclear Energy Corporation hari ini mengumumkan pencapaian bersejarah, yang merupakan keberhasilan Perusahaan Energi Nawa, yang berafiliasi dengan Korporasi dan bertanggung jawab untuk mengoperasikan dan memelihara stasiun energi nuklir damai Baraka, dalam menyelesaikan permulaan operasi reaktor pertama pabrik.

Ini adalah pencapaian terpenting sejauh ini dalam perjalanan program nuklir damai UEA dan pembangkit listrik tenaga nuklir Baraka di wilayah Al-Dhafra di Emirat Abu Dhabi.

Sejak menerima lisensi untuk mengoperasikan stasiun pertama di Baraka dari Otoritas Kontrol Nuklir Federal pada Februari 2020, dan menyelesaikan pemuatan paket bahan bakar nuklir di reaktor pembangkit pada Maret 2020, Perusahaan Listrik Nawat dari koalisi gabungan antara Emirates Nuclear Energy Corporation dan Korean Electric Power Corporation (KEPCO) telah mulai menjalankan Program pengujian yang komprehensif dan aman, dan pada akhirnya berhasil menyelesaikan start-up reaktor pertama.

Proses memulai reaktor stasiun pertama, adalah menghasilkan panas di dalam reaktor untuk pertama kalinya dengan aman untuk menghasilkan uap, yang pada gilirannya memutar turbin untuk menghasilkan listrik. Para ahli dari tim operasi reaktor "Nuklir" berfokus pada kontrol yang aman dari proses ini serta kontrol tingkat energi reaktor. Setelah beberapa percobaan, stasiun pertama akan siap untuk terhubung dengan jaringan listrik UEA dan menghasilkan megawatt pertama dari listrik ramah lingkungan untuk rumah dan sektor komersial di negara tersebut.

Semua tes ini dilakukan di bawah pengawasan Otoritas Pengontrol Nuklir Federal, badan pengawas independen untuk kegiatan nuklir di negara itu, dan setelah menyelesaikan tinjauan (sebelum dimulai) stasiun pertama oleh Asosiasi Operator Nuklir Dunia pada Januari 2020, dan sebelum memperoleh lisensi operasi, yang mengkonfirmasi bahwa stasiun berkomitmen melaksanakan standar kinerja terbaik di sektor energi nuklir.

Pada kesempatan ini, Yang Mulia Muhammad Ibrahim Al-Hammadi, CEO Emirates Nuclear Energy Corporation mengatakan: "Tanpa ragu, ini adalah momen bersejarah bagi Uni Emirat Arab, yang memuncak dalam lebih dari satu dekade visi ambisius, perencanaan strategis dan manajemen ketat program nuklir damai UEA. Meskipun menghadapi tantangan yang dihadapi oleh dunia saat ini, tim kerja kami telah membuktikan fleksibilitas dan komitmen yang besar untuk keberhasilan stasiun pertama dengan keselamatan penuh, saat kami mendekati langkah akhir untuk mencapai misi kami, yaitu menyediakan seperempat dari kebutuhan listrik negara, dan meningkatkan proses pertumbuhan dan pengembangan untuk masa depan negara menggunakan energi listrik yang aman, andal, dan bebas emisi. .

Al-Hammadi menambahkan: "Dalam rangka visi Pimpinan yang bijaksana, pembangkit listrik tenaga nuklir Baraka telah menjadi penggerak pertumbuhan di UEA. Setelah sepenuhnya beroperasi, maka ada empat stasiun yang akan menghasilkan 25% listrik bebas karbon di negara itu, selain mendukung diversifikasi ekonomi dengan menyediakan ribuan pekerjaan yang menjanjikan, dengan mengembangkan sektor energi nuklir berkelanjutan dan rantai pasokan domestik. "

Al-Hammadi melanjutkan: "Kami menghargai dukungan terus-menerus dari YM Pimpinan, hingga kami bisa mencapai prestasi luar biasa ini, di samping dukungan dari mitra kami di negara bagian dan mitra Korea kami, dan kami juga menyampaikan ucapan selamat kepada semua yang berkontribusi dalam pencapaian ini dan untuk program nuklir damai UEA secara umum."

Setelah stasiun pertama terhubung ke jaringan listrik negara, operator akan terus meningkatkan tingkat energi reaktor secara bertahap melalui proses yang dikenal dengan "pengujian energi ke atas" di mana sistem stasiun dipantau dan diuji untuk mencapai operasi penuh sesuai dengan persyaratan peraturan dan sesuai dengan standar keselamatan, kualitas dan keamanan tertinggi di dunia. Ketika proses ini selesai dalam beberapa bulan, pabrik akan menghasilkan jumlah listrik yang melimpah dan kapasitas maksimumnya, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di negara ini selama beberapa dekade mendatang.

Sementara itu, Ir. Ali Al-Hammadi, CEO Nawat Power Company mengatakan: "Pengoperasian stasiun pertama adalah pencapaian utama bagi Nawat Energy Company, yang memenuhi kewajibannya untuk mengoperasikan dan memelihara stasiun sesuai dengan standar keamanan dan kualitas internasional tertinggi. Hari ini kami bangga dengan dedikasi tim kami dan kerja sama erat dengan mitra Korea kami. Dan banyak organisasi internasional yang memiliki pengalaman signifikan dalam sektor ini, yang memungkinkan kami untuk mencapai keberhasilan ini, yang juga mencerminkan komitmen kami untuk menerapkan standar keselamatan, kualitas, dan transparansi tertinggi di semua tahap penyelesaian stasiun hingga dimulainya operasinya sambil mengambil pelajaran dari pengalaman internasional di sektor energi nuklir yang damai.

Ir. Ali Al-Hammadi menambahkan: "Kami sangat bangga dengan kompetensi kami dari insinyur dan teknisi nuklir Emirat yang telah berkontribusi dalam penyelesaian operasi konstruksi untuk stasiun pertama, bersama dengan operator dan reaktor Emirat yang telah mendapatkan izin untuk mengoperasikan stasiun dengan aman, serta keahlian global dalam tim kerja, yang semuanya bekerja untuk memastikan operasi yang aman dan berkelanjutan untuk beberapa dekade mendatang."

Dengan pencapaian ini, Uni Emirat Arab menjadi yang pertama di Arab dan ke-33 di dunia, yang berhasil mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir untuk menghasilkan listrik dengan cara yang aman, andal dan ramah lingkungan, karena stasiun-stasiun Baraka berkontribusi besar dalam upaya negara untuk menyediakan energi listrik, di saat bersamaan juga mengurangi emisi karbon disebabkan oleh produksi listrik. Ketika beroperasi penuh, empat stasiun Baraka akan menghasilkan 5,6 gigawatt listrik dan mengurangi 21 juta ton emisi karbon setiap tahun, setara dengan menghilangkan 3,2 juta mobil dari jalan-jalan Emirat setiap tahun.

Sejak diluncurkannya program nuklir damai UEA pada tahun 2009, Emirates Nuclear Energy Corporation telah bekerja sama secara erat dengan lembaga dan badan internasional yang berspesialisasi dalam sektor energi nuklir, seperti Badan Energi Atom Internasional dan Asosiasi Dunia Operator Nuklir, dan dalam pengawasan Otoritas Kontrol Nuklir Federal, di mana otoritas melakukan lebih dari 255 inspeksi untuk memastikan stasiun, personel, dan operasi Baraka mematuhi standar keselamatan dan kualitas tertinggi, sementara Badan Energi Atom Internasional dan Asosiasi Operator Nuklir Dunia melakukan lebih dari 40 ulasan dan evaluasi.

Emirates Nuclear Energy Corporation baru-baru ini mengumumkan bahwa pekerjaan konstruksi sudah selesai di stasiun kedua Baraka, dan pengiriman stasiun ke Nawat Energy Company sebagai langkah dimulainya tahap persiapan operasional, sedangkan pekerjaan konstruksi di stasiun ketiga dan keempat mencapai tahap akhir, sementara persentase total penyelesaian di empat stasiun sudah mencapai lebih dari 94%.

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302859574

WAM/Indonesian