Kamis 06 Agustus 2020 - 5:55:58 am

Christer Victoren: Tahap Awal Pengoperasian Stasiun "Baraka" Adalah Pencapaian Terbaik Program Nuklir Damai UEA

Video Gambar

Dari / Ahmad Jamal ..

Abu Dhabi, 1 Agustus / WAM / Christer Victorson, Direktur Umum Otoritas Pengawas Nuklir Federal, mengkonfirmasi bahwa pengumuman dimulainya tahap operasi normal "tahap criticality" untuk unit pertama di pembangkit energi nuklir damai Barakah merupakan pencapaian bersejarah nasional terbaik dari program nuklir damai Uni Emirat Arab.

Christer Victorsen berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Kantor Berita Emirat "WAM" tentang peran Otoritas dalam proyek untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah, Ia mengatakan bahwa sejak menerima permohonan izin operasi unit pertama pada tahun 2015, telah dilaksanakan pengkajian secara intensif dan pemeriksaan yang diperlukan, untuk memastikan stasiun mematuhi semua persyaratan peraturan hingga pada bulan Februari 2020 Otoritas mengumumkan penerbitan lisensi untuk mengoperasikan unit pertama "Baraka", bagi Perusahaan Energi Nawaat dari Emirates Nuclear Energy Corporation, perusahaan yang bertanggung jawab dalam mengoperasikan stasiun yang berlokasi di wilayah Al-Dhafra di Abu Dhabi.

Dia mengatakan bahwa sejak pengumuman ini, komisi melakukan pemeriksaan dan ulasan yang berkontribusi untuk mencapai tahap penting ini dalam sejarah pembangkit listrik tenaga nuklir damai pertama di kawasan tersebut.

Dia mengatakan bahwa tim inspeksi, serta para ahli yang berafiliasi dengan otoritas, telah melakukan semua prosedur kontrol dan inspeksi yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan integritas stasiun yang dibangun sesuai dengan standar internasional tertinggi.

Dia menambahkan bahwa komisi memiliki 6 inspektur – di antaranya kader nasional - yang hadir sepanjang waktu di lokasi pembangkit energi nuklir damai Barakah, di samping kehadiran 50 ahli di kantor pusat otoritas memberikan dukungan yang diperlukan untuk tim pemeriksa yang berada di stasiun.

Dia menekankan bahwa sampai pada keberhasilan ini, dalam kondisi dunia yang sedang dilanda pandemi virus Corona "Covid-19", adalah kesuksesan besar bagi UEA dan semua yang terlibat dalam proyek ini ... Beliau menyampaikan bahwa tugas otoritas akan terus berlanjut dengan komitmen penuh untuk menerapkan semua kontrol yang diperlukan dan tindakan pencegahan di "Baraka".

Dia mengatakan bahwa meningkatkan kemampuan kader nasional untuk bekerja di sektor ini adalah salah satu prioritas Otoritas Pengawas Nuklir Federal, di mana 244 karyawan bekerja, 67 persen di antaranya adalah bangsa Emirat, dan 45 persen di antaranya memegang tampuk kepemimpinan dan peran penting serta menduduki posisi pimpinan di departemen teknis Operasi Otoritas, dan keberadaan perempuan lebih dari 40 persen karyawannya. Beliau berkata bahwa otoritas tertarik untuk menerapkan program skala besar untuk meningkatkan dan memperbaiki sumber daya, dan aktif membangun kapasitas kader nasional yang memenuhi syarat secara optimal.

Dia menjelaskan bahwa otoritas tetap melanjutkan tugasnya, untuk melakukan pemantauan dan inspeksi di tahap-tahap selanjutnya, untuk memastikan keamanan dan keselamatan stasiun dalam kerangka tugas otoritas untuk melindungi masyarakat, pekerja dan lingkungan.

Pembangkit listrik tenaga nuklir damai Baraka mengandung empat reaktor yang termasuk dalam generasi ketiga reaktor daya nuklir canggih dan dari jenis reaktor energi maju "APR1400". Jenis ini dianggap sebagai salah satu desain canggih terbaru untuk reaktor tenaga nuklir di seluruh dunia dan memenuhi standar internasional tertinggi dalam keselamatan, keamanan dan kinerja operasional.

Keempat reaktor daya canggih "APR1400" di pabrik Baraka akan menyediakan sekitar 25 persen dari kebutuhan listrik negara ketika stasiun beroperasi penuh.

Setelah beroperasi penuh, empat stasiun Baraka akan mengurangi 21 juta ton emisi karbon setiap tahun, yang setara dengan menghilangkan 3,2 juta mobil dari jalan-jalan negara setiap tahunnya.

Perlu dicatat bahwa kerjasama antara UEA dan Badan Energi Atom Internasional selalu menjadi contoh global, dan sebagai anggota "Badan Energi Atom Internasional" Emirat telah berkomitmen untuk sejumlah strategi lembaga terkait dengan transparansi operasional, non-proliferasi dan keselamatan, yang sejalan dengan prinsip-prinsip dasar "kebijakan UEA yang diikuti untuk menilai dan kemungkinan pengembangan program energi nuklir damai di negara " yang dikeluarkan pada 2008.

Selama dekade terakhir, UEA menyambut Badan Energi Atom Internasional dan Asosiasi Dunia Operator Nuklir untuk melakukan lebih dari 40 misi yang meliputi melakukan tinjauan, perbandingan, dan mengumpulkan pendapat ahli tentang proyek pembangkit listrik tenaga nuklir Baraka untuk memastikan kemajuan operasi konstruksi sebelum memulai operasi aktual sesuai dengan praktik terbaik global, langkah-langkah ini juga memperhitungkan pentingnya mematuhi persyaratan peraturan ketat dari Otoritas Pengawas Nuklir Federal di UEA.

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302859580

WAM/Indonesian