Sabtu 31 Oktober 2020 - 6:33:27 am

Kemenkeu Hadir dalam Pertemuan Kelima Jalur Keuangan G20


ABU DHABI, 26 September (WAM) – Kementerian Keuangan baru-baru ini berpartisipasi dalam pertemuan kelima kerangka kerja jalur keuangan G20, yang diadakan dari jarak jauh, dengan tujuan membahas ekspektasi ekonomi global dan kebijakan yang diperlukan anggota G20 untuk mencapai stabilitas ekonomi global dan mempercepat proses pemulihan ekonomi untuk memastikan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan di masa depan.

Tim Kementerian yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut antara lain Ali Syarafi, Direktur Departemen Anggaran Umum, dan Abdullah Ahmad Al-Ubaidli, Direktur Departemen Hubungan dan Organisasi Keuangan Internasional.

Delegasi Kementerian Keuangan menekankan perlunya memperkuat koordinasi ekonomi di bidang kesehatan, sosial dan ekonomi untuk merangsang pemulihan dan menghidupkan kembali pertumbuhan dengan memenuhi kebutuhan kesehatan untuk memudahkan akses pada alat-alat wabah Corona "Covid-19" dan kemampuan untuk menanganinya, serta mengurangi tindakan yang membatasi perdagangan untuk memastikan ketersediaan pasokan makanan dan produk medis, meningkatkan investasi infrastruktur medis untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi epidemi di masa depan, selain berinvestasi dalam transformasi digital bisnis dan layanan pemerintah sekaligus mendukung solusi teknologi keuangan, dan mengurangi dampak negatif ekonomi lintas batas melalui koordinasi kebijakan kesehatan dan ekonomi lintas negara.

Organisasi internasional yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut memberikan gambaran singkat tentang perkembangan terbaru terkait ekonomi global. Para peserta membahas kemajuan yang dibuat dalam Rencana Aksi G20 "Mendukung Ekonomi Global Selama Pandemi Covid-19", menetapkan prinsip-prinsip utama yang memandu tanggapan dan komitmen negara-negara untuk mencapai pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan komprehensif.

Perlu dicatat bahwa hasil pertemuan agenda keuangan G20 akan dipresentasikan kepada para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 Oktober mendatang dan kepada para Pemimpin G20 November mendatang.

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302872642

WAM/Indonesian