Sabtu 31 Oktober 2020 - 6:27:52 am

Peluncuran "MuznSat" dalam Perjalanan Ilmiahnya Mempelajari Atmosfer Bumi


ABU DHABI, 28 September 2020 (WAM) - Rudal "Soyuz" yang membawa satelit MuznSat ke orbit berhasil diluncurkan dari pangkalan luar angkasa Plesetsk Rusia, dalam perjalanan ilmiahnya untuk mempelajari atmosfer bumi.

Peluncuran satelit lingkungan mini "MuznSat" adalah bagian dari rencana program pendidikan luar angkasa pada universitas yang berada dibawah naungan badan antariksa UEA, yang bertujuan untuk membangun struktur pendidikan dan ilmiah yang terintegrasi, mengembangkan potensi kader muda nasional dan mendorong mereka untuk bekerja di sektor luar angkasa dengan memberikan kesempatan khusus bagi pelajar untuk mengubah pengetahuan teoritis yang diperoleh menjadi praktik dan aplikasi, dan didukung oleh pengalaman inspiratif dari para insinyur dan ahli teknik luar angkasa paling terkemuka di negara UEA.

Tim mahasiswa pascasarjana di Universitas Sains dan Teknologi Khalifa dan Universitas Amerika di Ras Al Khaimah akan memantau, memproses, dan menganalisis data yang dikirim MuznSat ke stasiun bumi utama di Laboratorium Yahsat di Universitas Khalifa dan stasiun bawah tanah di Universitas Amerika di Ras Al Khaimah.

Selama dua bulan terakhir, tim tersebut menyelesaikan semua pengujian dan eksperimen akhir sebelum peluncuran, termasuk uji kesesuaian dan kesiapan, pengujian vakum termal lingkungan, serta uji getaran untuk persiapan akhir peluncuran.

MuznSat diklasifikasikan dalam kategori satelit nanometer, dengan dimensi 10 x 10 x 30 cm dan berat 2,7 kg. Proses pengembangan memakan waktu tiga tahun, selama itu mahasiswa mengerjakan berbagai tahapan proyek, termasuk menyusun rencana kerja, mengembangkan dan menerapkan desain yang diperlukan, kemudian mengembangkan dan membuat bagian utama satelit, dan juga stasiun bumi dan kamera digital.

Para mahasiswa juga berpartisipasi dalam melakukan percobaan dan tes untuk memastikan kesiapan perangkat ilmiah yang akan dibawanya, serta kemampuannya dalam menerima perintah dan berhasil mengirimkan data dan gambar yang dibutuhkan. Para tim mahasiswa ini juga mengembangkan algoritma untuk mengolah data ilmiah yang akan ditangkap oleh satelit.

Saat mencapai orbitnya, MuznSat akan memantau gas rumah kaca seperti metana dan karbon dioksida dan mengukur distribusinya pada atmosfer.

Penerjemah: A. Mubarak http://wam.ae/ar/details/1395302873155

WAM/Indonesian