Rabu 25 Nopember 2020 - 5:41:19 pm

Kementerian Luar Negeri Bekerja Sama dengan Uni Eropa Menyelenggarakan Lokakarya Tentang Kebijakan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual


ABU DHABI, 19 November (WAM) - Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional menyelenggarakan lokakarya virtual, bekerja sama dengan Uni Eropa, membahas kebijakan untuk meningkatkan dan perlindungan hak kekayaan intelektual, mulai 18 hingga 19 November, dengan partisipasi sejumlah pejabat terkait dari UEA dan pihak Eropa dari berbagai pihak terkait.

Delegasi negara yang berpartisipasi termasuk perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Otoritas Bea Cukai Federal, Kepolisian Dubai, Kementerian Ekonomi, Asosiasi Kekayaan Intelektual Emirat, dan Grup Teluk untuk Merek Dagang.. Sementara di sisi Eropa, anggota delegasi Uni Eropa ke negara tersebut berpartisipasi, dan sejumlah pejabat Komisi Eropa, serta Kantor Anti-Penipuan Eropa.

Selama lokakarya, para peserta membahas masalah-masalah mendesak terkait hak kekayaan intelektual di UEA dan Uni Eropa, serta membahas langkah-langkah perbatasan dan tindakan yang diambil untuk memberantas pemalsuan dan pembajakan di perlintasan perbatasan dan di dalam negeri.

Kedua belah pihak membahas bagaimana memanfaatkan pengalaman negara-negara Uni Eropa di bidang ini, termasuk penyitaan bea cukai barang yang melanggar hak kekayaan intelektual, dan pengalaman Kantor Anti-Penipuan Eropa dalam memerangi barang palsu di Uni Eropa bekerja sama dengan negara lain.

Dalam menyampaikan kata pengantar pada lokakarya, Bapak Ahmad Bou Rahima, Wakil Direktur Departemen Urusan Ekonomi dan Komersial di Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional menyatakan bahwa penyelenggaraan lokakarya ini mencerminkan kedalaman hubungan strategis antara UEA dan Uni Eropa, dan pada saat yang sama mewujudkan keseriusan UEA dalam peningkatan sistem yang berkelanjutan bagi perlindungan hak kekayaan intelektual.

Dia mengatakan bahwa melindungi hak kekayaan intelektual adalah salah satu prioritas utama UEA, terutama sehubungan dengan arahan berkelanjutan dari kepemimpinan untuk meningkatkan inovasi, diversifikasi, dan keterbukaan ekonomi. Oleh karena itu, kami berharap dapat bekerja sama dengan mitra dan teman kami di Uni Eropa di bidang ini.

Di akhir lokakarya, para pejabat di UEA dan Uni Eropa menegaskan keinginan mereka untuk melanjutkan kerja sama yang erat dan nyata di bidang penegakan hak kekayaan intelektual, dan untuk mempertahankan partisipasi bilateral yang konstruktif dalam masalah yang sangat penting ini di tingkat internasional.

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302888004

WAM/Indonesian