Minggu 17 Januari 2021 - 8:25:21 am

Selama Festival Warisan Syeikh Zayed ... Cerita dan Kisah Penyelam Mutiara Menarik Penonton Festival

  • تقرير / خلال مهرجان الشيخ زايد التراثي ..  صيد اللؤلؤ قصص وحكايات تجذب رواد المهرجان
  • تقرير / خلال مهرجان الشيخ زايد التراثي ..  صيد اللؤلؤ قصص وحكايات تجذب رواد المهرجان
  • تقرير / خلال مهرجان الشيخ زايد التراثي ..  صيد اللؤلؤ قصص وحكايات تجذب رواد المهرجان
Video Gambar

ABU DHABI, 12 Januari (WAM) – Keahlian pencari mutiara merupakan warisan sejarah di Emirat, karena merupakan profesi yang selama ratusan tahun dikuasai oleh nenek moyang selama musim menyelam untuk mencari mutiara dengan metode dan alat tradisional yang mengandalkan industri buatan sendiri dan bahan lokal yang diwarisi secara turun-temurun.

Berkaitan dengan hal tersebut, salah seorang warga Jassim Abdullah yang sangat rindu akan profesi menyelam yang dulu pernah ia lakoni, ia pernah menjadi penyelam untuk mendapatkan mutiara di masa mudanya, ia berkata, "Saya tahu betul bahwa saya tidak akan pernah mengalami petualangan ini lagi, namun saya ingin agar generasi muda belajar bagaimana melestarikan warisan dari profesi selam mutiara, yaitu merupakan profesi yang banyak dijalani oleh generasi sebelumnya di Uni Emirat Arab." Jassim Abdullah memulai kisah lamanya dengan membuka kotak mutiaranya dan menceritakan kisah-kisah indah untuk pengunjung Festival Warisan Syeikh Zayed di Abu Dhabi, di mana dia berpartisipasi sebagai peserta pameran alat-alat yang digunakan dalam menyelam untuk mencari mutiara, lalu kemudian memperdagangkannya. Dia berkata, "Ketika kami menyelam di kedalaman laut, itu sangat menarik, tidak ada tandingannya, oleh karena itu saya menyimpan kotak mutiara ini, dan saya akan menyerahkannya kepada anak-anak saya, dan saya berharap mereka akan menjaganya untuk generasi mendatang. Bapak pendiri, almarhum Syeikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, adalah sumber inspirasi bagi saya, dan dia menghimbau warga Emirat untuk menjaga identitas dan melestarikan budaya mereka, beliau memberi tahu kami bahwa kami harus mengingat masa lalu - di mana dan bagaimana kami awalnya."

Warga Emirat yang berusia 61 tahun - yang dulunya bekerja sebagai penyelam mutiara di masa mudanya - merindukan petualangan mutiara di kedalaman laut, Jassim tahu betul bahwa dia tidak akan pernah mengalami petualangan ini lagi, tetapi dia ingin mendidik generasi muda dan melestarikan warisan mencari mutiara. Ini adalah profesi yang banyak dikerjakan oleh generasi sebelumnya di Uni Emirat Arab.

Jassim Abdullah menegaskan bahwa pemerintah Uni Emirat Arab sangat ingin melestarikan warisan budaya negara, mereka melakukan upaya nyata untuk meningkatkan kesadaran pemuda dan warga negara lain tentang warisan budaya ini, dengan mengingat bahwa pendiri negara, almarhum Syeikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, adalah sumber inspirasinya dan mengajak warga Emirat untuk melestarikan identitas dan budaya mereka.

Dia menyebutkan bahwa dia memulai karirnya pada usia lima belas tahun sebagai nelayan, kemudian dia beralih menjadi penyelam, dan ayahnya adalah guru dan pembimbingnya dalam menangkap ikan dan menyelam, dan dia menambahkan, mengingat kisahnya dalam mencari mutiara, "Sebagai seorang penyelam mutiara, terkadang kami tidak menemukan apa yang kami cari selama seminggu penuh, tetapi di lain kesempatan kami menemukan mutiara berharga yang cukup untuk beberapa hari. Masa-masa itu sungguh sangat menyenangkan."

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302901046

WAM/Indonesian