Minggu 11 April 2021 - 5:40:18 am

Abdullah bin Zayed Memimpin Rapat Kerja Komite Gabungan UEA-Bahrain

  • عبدالله بن زايد يترأس أعمال اللجنة المشتركة بين الإمارات والبحرين
  • عبدالله بن زايد يترأس أعمال اللجنة المشتركة بين الإمارات والبحرين
  • عبدالله بن زايد يترأس أعمال اللجنة المشتركة بين الإمارات والبحرين
  • عبدالله بن زايد يترأس أعمال اللجنة المشتركة بين الإمارات والبحرين
  • عبدالله بن زايد يترأس أعمال اللجنة المشتركة بين الإمارات والبحرين

ABU DHABI, 7 Maret, WAM - Yang Mulia Syeikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, memimpin rapat kerja sesi kesembilan komite bersama antara UEA dan Kerajaan Bahrain, yang diadakan hari ini melalui teknologi komunikasi virtual.

Adapun di pihak Bahrain diketuai oleh Yang Mulia Dr. Abdullatif bin Rashid Al Zayani, Menteri Luar Negeri dari Kerajaan Bahrain.

Dalam pidatonya selama pertemuan, Yang Mulia Syeikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan mengatakan bahwa sesi kesembilan komite bersama antara UEA dan Kerajaan Bahrain diadakan secara luar biasa, dan telah berkontribusi untuk memperkuat pemulihan hubungan dan kerja sama yang nyata antara mitra di tingkat regional dan global.

Yang Mulia menegaskan bahwa tanggapan Emirat dan Bahrain terhadap krisis COVID-19 serta dampak kesehatan dan ekonominya merupakan model yang harus dicontoh dan perwujudan kerja sama yang berhasil antara mitra, karena kami menantikan keberlanjutan dan pengembangan kerja sama ini bersama saudara-saudara kita di Kerajaan Bahrain untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini.

Yang Mulia menambahkan bahwa hubungan bilateral kami yang luar biasa terjalin dengan baik dan memiliki akar yang dalam yang terbentang lama sebelum pembentukan hubungan diplomatik pada tahun 1971. Hubungan ini disponsori oleh mendiang Syeikh Zayed bin Sultan Al Nahyan dan saudaranya Syeikh Isa bin Salman Al Khalifa, dan didukung oleh Yang Mulia Syeikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, Presiden Negara UEA, dan Yang Mulia Raja Hamad bin Isa Al Khalifa, Raja Kerajaan Bahrain.

Yang Mulia Syeikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan menegaskan bahwa kerja kumulatif merupakan dasar untuk kemajuan hubungan bilateral antara saudara dan mitra, yang didedikasikan oleh komite bersama antara kedua negara selama sembilan sesi sebagai platform pendukung untuk kerja sama di semua bidang.

Yang Mulia berkata: Upaya kedua belah pihak telah berkontribusi pada kemajuan hubungan ekonomi, karena perdagangan nonmigas kita telah menyaksikan pertumbuhan yang signifikan selama beberapa tahun terakhir, dari 4,6 miliar USD pada 2017 menjadi 7,8 miliar USD pada 2019, Adapun di bidang investasi, telah menyaksikan arus timbal balik miliaran dolar selama beberapa tahun terakhir di banyak sektor yang menjadi kepentingan bersama.

Yang Mulia Syeikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan menegaskan bahwa pencapaian ini dan lainnya diperkuat oleh hubungan bilateral yang terhormat di sektor penerbangan. Dalam hal ini, saya mengucapkan selamat kepada Kerajaan Bahrain atas peresmian gedung baru di Bandara Internasional Bahrain dan menyerukan otoritas penerbangan kedua negara untuk membahas peningkatan jumlah penerbangan timbal balik, terutama karena kita harus kembali ke tarif operasi secepat mungkin, Insya Allah.

Yang Mulia berkata, "Aspirasi kami untuk kerja sama bilateral pada tahap selanjutnya penuh dengan peluang dan prospek yang menjanjikan di banyak sektor strategis, di garis depan sektor ini adalah kesehatan, teknologi, kecerdasan buatan, dan energi terbarukan."

Yang Mulia menambahkan, "Adapun kerja sama bilateral di semua tingkatan, UEA berharap mendapatkan dukungan dari saudara-saudaranya di Kerajaan Bahrain dalam pencalonannya untuk sejumlah organisasi internasional dan multilateral, sebagai dukungan untuk pencalonan UEA untuk keanggotaan di Dewan IMO untuk Kategori B periode "2022-2023" dalam pemilu yang akan diadakan di London tahun ini.

Yang Mulia Syeikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan berkata: Kami ingin di UEA untuk menjaga hubungan ini tidak hanya berakar dan berkembang tetapi juga dinamis dan ada banyak peluang yang memungkinkan kami untuk lebih dekat selama pandemi dan kami harus bekerja dan berusaha untuk selalu mencari cakrawala baru untuk memperkuat dan membangun hubungan ini atas instruksi Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, Presiden Negara, dan Yang Mulia Raja Hamad bin Isa Al Khalifa, Raja Kerajaan Bahrain, dimana selalu ada keinginan mendesak dari keduanya untuk mengembangkan hubungan ini di semua aspek dan tingkatan.

Yang Mulia menambahkan: Kami berharap tim kerja di kementerian luar negeri kedua negara dan berbagai institusi di Kerajaan Bahrain dan UEA akan bekerja keras untuk mengembangkan hubungan ini dan mencari peluang baru untuk memperkuatnya.

Yang Mulia Syeikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, dan Yang Mulia Dr. Abdullatif bin Rashid Al Zayani, Menteri Luar Negeri dari Kerajaan Bahrain, menandatangani notulen pertemuan sesi kesembilan komite bersama antara kedua negara.

Di akhir pertemuan, Yang Mulia Syeikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan dan Yang Mulia Dr. Abdullatif bin Rashid Al Zayani menandatangani tiga nota kesepahaman antara kedua negara, termasuk nota kesepahaman antara Komite Barang dan Material Subjek Kontrol Impor dan Ekspor di UEA dan Komite Nasional tentang Larangan, Pengembangan, Produksi, Penyimpanan dan Penggunaan Senjata Kimia dan Senjata Pemusnahnya di Kerajaan Bahrain, nota kesepahaman untuk kerja sama di bidang media, dan nota kesepakatan pemahaman antara Lembaga Publik untuk Kebun Binatang dan Akuarium di Uni Emirat Arab dan Cagar serta Taman Al Areen di Kerajaan Bahrain.

Yang Mulia dan Menteri Luar Negeri Kerajaan Bahrain juga menandatangani dua program eksekutif antara kedua negara, yaitu Program Eksekutif di Bidang Listrik dan Air "2021-2023" dan Program Eksekutif di Bidang Pemeliharaan Lingkungan dan Urusan Perlindungan Iklim 2021-2023.

Rapat Kerja dari komite gabungan tersebut dihadiri oleh Syeikh Sultan bin Hamdan bin Zayed Al Nahyan, duta besar negara untuk Kerajaan Bahrain, Ahmad Ali Al Sayegh, Menteri Luar Negeri, dan Nasser Al Shaali, Asisten Menteri Urusan Ekonomi dan Komersial di Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional.

Penerjemah: A. Mubarak http://wam.ae/ar/details/1395302916091

WAM/Indonesian