Sabtu 17 April 2021 - 10:01:21 am

Komite Persahabatan Parlemen UEA Nikaragua Mengadakan Pertemuan Virtual Pertamanya

  • لجنة الصداقة البرلمانية الإماراتية النيكاراغوية تعقد اجتماعها الافتراضي الأول
  • لجنة الصداقة البرلمانية الإماراتية النيكاراغوية تعقد اجتماعها الافتراضي الأول
  • لجنة الصداقة البرلمانية الإماراتية النيكاراغوية تعقد اجتماعها الافتراضي الأول

Abu Dhabi pada 7 April (WAM) Komite Persahabatan Parlemen UEA-Nikaragua pada Dewan Nasional Federal mengadakan pertemuan virtual pertamanya dengan Komite Parlemen Persahabatan Nikaragua, di mana mereka membahas langkah-langkah untuk mengembangkan hubungan bilateral antara kedua parlemen dan mengembangkan kerja sama di bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama.

Pertemuan ini dihadiri oleh anggota Dewan Nasional Federal Anggota Komite Persahabatan Uea-Nikaragua, Yang mulia Dr. Tarek Hamid Al Tayer, Ketua Komite, Aisyah Muhammad Al Mulla, Wakil Ketua Komite, Said Rashid Al-Abidi, Dr. Syeikha Ubaid al-Taniji, Ali Jassim Ahmad, Maryam Majid Bin Thaniya, Hind Hamid Al-Alili, dan Yang Mulia Afra Rashid Al Basti, Asisten Sekretaris Jenderal untuk Komunikasi Parlemen.

Anggota Komite Persahabatan UEA-Nikaragua Dewan Nasional Federal meninjau pengalaman dan keberhasilan UEA dalam memberikan lebih dari 8 juta dosis vaksin CORONA kepada warga dan penduduk UEA, dan upayanya untuk mengurangi penyebaran epidemi dengan memberikan bantuan medis ke banyak negara, dimana pihak Nikaragua berterima kasih kepada UEA atas bantuannya kepada Republik Nikaragua dalam menghadapi pandemic COVID-19 Yang Mulia Dr. Tarek Hamid Al Tayer, Ketua Komite, menekankan keinginan Dewan Nasional Federal untuk memperkuat dan mengembangkan hubungan kerja sama dengan Parlemen Nikaragua, dan pentingnya kerja sama untuk menyatukan posisi dan visi menuju berbagai isu yang menjadi perhatian bersama.

Suad Aisha Muhammad al-Mulla menekankan pentingnya memperkuat kemitraan strategis dengan Republik Nikaragua, mencatat peran yang dimainkan parlemen dalam mempromosikan dialog yang beradab, toleransi dan hidup berdampingan secara damai di antara masyarakat, dan mendukung sektor kesehatan selama krisis COVID-19.

Yang Mulia Said Al Abidi meninjau upaya negara dalam pengembangan sektor pariwisata, menyatakan aspirasinya untuk mengembangkan hubungan bilateral antara kedua belah pihak, terutama karena UEA memiliki peluang investasi yang besar bagi pengusaha dan investor, dan memiliki pelabuhan internasional terbaik.

Yang mulia Dr. Syeikha Ubaid Al-Taniji menunjukkan pentingnya mengeksplorasi peluang yang tersedia bagi kedua negara dan mengeksploitasi mereka untuk mendiversifikasi kemitraan di semua bidang dan sektor, terutama ekonomi, mempromosikan perdagangan dan investasi, dan menemukan mekanisme untuk mengaktifkan kontribusi sektor swasta terhadap proses pembangunan ekonomi dan kegiatan bisnis bersama.

Sementara itu, Yang mulia Ali Jassim menunjukkan pentingnya konvergensi pandangan tentang berbagai isu, dan perlunya menggambar peta jalan untuk hubungan bilateral antara kedua negara, terutama di bidang yang mendukung pembangunan, proyek kemanusiaan dan budaya dan mendukung posisi politik negara dan Nikaragua di forum parlemen.

Yang Mulia Maryam Bin Tsania juga menekankan perlunya pertemuan bersama dan kunjungan antara UEA dan Republik Nikaragua untuk membahas bidang kerja sama di sektor yang menjadi kepentingan bersama, bertukar pengalaman di berbagai sektor dan mendapat manfaat dari praktik terbaik di kedua belah pihak.

Anggota parlemen Nikaragua menekankan bahwa pertemuan ini adalah kesempatan yang baik untuk belajar tentang pengalaman UEA dalam energi terbarukan, pertanian, pariwisata dan pendidikan, pendekatannya untuk membangun nilai-nilai perdamaian, toleransi dan koeksistensi damai, serta pentingnya berbagi pengalaman dengan UEA dalam memerangi COVID-19.

Dalam pertemuan itu, Republik Nikaragua berpartisipasi dalam pameran Expo 2020 yang diselenggarakan oleh Emirat Dubai, di mana pihak Nikaragua menyatakan keinginan negara mereka untuk berpartisipasi, karena delegasi dari Nikaragua akan mengunjungi negara UEA untuk membahas partisipasi dalam pameran.

Penerjemah: A. Mubarak http://wam.ae/ar/details/1395302925174

WAM/Indonesian