Jumat 24 September 2021 - 7:31:13 pm

Bank Sentral Mengeluarkan Pedoman Baru untuk Memantau Transaksi dan Memeriksa Sanksi


ABU DHABI, 13 September (WAM) - Bank Sentral UEA telah mengeluarkan pedoman baru tentang pemantauan transaksi dan pemeriksaan sanksi untuk lembaga keuangan berlisensi, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi yang efektif dari kewajiban hukum mereka untuk melawan pencucian uang dan memerangi pembiayaan terorisme.

Yang Mulia Khalid Muhammad Balama, Gubernur Bank Sentral, mengatakan: Sementara kami di Bank Sentral terus memperkuat langkah-langkah untuk memerangi pencucian uang dan memerangi pendanaan terorisme untuk melindungi sistem keuangan UEA, kami mengharapkan semua lembaga keuangan berlisensi untuk memenuhi tugasnya.. Pedoman baru merupakan acuan bagi lembaga keuangan berlisensi untuk memastikan kepatuhan mereka terhadap persyaratan anti-pencucian uang dan pendanaan teroris.

Pedoman ini akan berlaku mulai hari ini, 13 September 2021, dan mengharuskan lembaga keuangan yang berwenang untuk menunjukkan kepatuhan terhadap persyaratan Bank Sentral dalam waktu satu bulan dari tanggal tersebut.

Lembaga keuangan berlisensi harus mengembangkan kebijakan, kontrol, dan prosedur internal yang sesuai dengan sifat dan volume bisnis mereka sebagaimana disetujui oleh manajemen senior mereka, untuk memungkinkan mereka mengelola risiko terkait yang telah mereka identifikasi. Mereka juga harus mengembangkan indikator untuk mengendalikan transaksi yang mencurigakan dan kegiatan untuk memberikan laporan pada masing-masing dari mereka, atau menyerahkan jenis laporan lain ke Unit Informasi Keuangan UEA, selain itu ia harus secara berkala memeriksa basis data dan transaksinya untuk nama-nama dalam daftar yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komite terkait / Keamanan Daftar Konsolidasi / atau dikeluarkan oleh Kabinet UEA / Daftar Terorisme Lokal / sebelum melakukan transaksi apa pun atau menjalin hubungan komersial dengan klien mana pun, baik individu atau perusahaan.

Sebagaimana diatur dalam pedoman baru, lembaga keuangan yang berwenang harus menetapkan program yang efektif untuk memantau transaksi dan memeriksa sanksi berdasarkan kerangka kerja yang dipikirkan dengan matang dan didedikasikan untuk menyelidiki risiko, dan menyelenggarakan kursus pelatihan dan program kesadaran bagi karyawan mereka tentang hal ini, dan itu di bawah pengawasan direksi. Selain itu, mereka harus memastikan pengembangan berkelanjutan sistem pemantauan transaksi dan pemeriksaan sanksi berdasarkan risiko yang mengancam sistem ini, termasuk model pemantauan dan pemeriksaan, harus diuji secara independen, disertifikasi dan diaudit.

Untuk melihat pedoman baru, silakan klik tautan berikut: https://www.centralbank.ae/ar/cbuae-amlcft.

Penerjemah: Didek Yustika http://wam.ae/ar/details/1395302969447

WAM/Indonesian