Sabtu 02 Juli 2022 - 1:16:15 pm

Jaksa Penuntut Umum Mengklarifikasi Hukuman untuk Penggunaan Layanan Telekomunikasi atau Saluran Penyiaran Secara Tidak Sah


ABU DHABI, 22 Juni 2022 / WAM / Kejaksaan Negeri Penuntut Umum telah mengklarifikasi, melalui tweet yang dipublikasikan hari ini di akunnya di media sosial, hukuman untuk secara tidak adil menggunakan layanan telekomunikasi atau saluran serta siaran melalui jaringan informasi atau sarana teknologi informasi apa pun.

Jaksa Penuntut Umum menyatakan bahwa menurut Pasal 50 Undang-undang Keputusan Federal No. 34 Tahun 2021 tentang pemberantasan rumor dan kejahatan dunia maya, yang menetapkan bahwa ia dipidana dengan pidana penjara tidak kurang dari satu tahun dan denda paling sedikit 250 ribu dirham dan tidak lebih dari satu juta dirham, atau salah satu dari kedua hukuman tersebut, yang berlaku bagi setiap orang yang melawan hukum dengan memberi manfaat atau memfasilitasi orang lain untuk memanfaatkan jasa telekomunikasi atau saluran penyiaran audio atau video, melalui jaringan informasi atau sarana teknologi informasi apa pun.

Penyebarluasan informasi ini dilakukan dalam rangka kampanye berkelanjutan Kejaksaan Negeri untuk meningkatkan budaya hukum di antara anggota masyarakat, menerbitkan semua undang-undang baru dan yang diperbarui di negara ini, dan meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat akan hukum, dengan bertujuan untuk menyebarkan budaya hukum sebagai pedoman hidup.

Penerjemah: A. Mubarak http://wam.ae/ar/details/1395303059715

WAM/Indonesian