Sabtu 02 Juli 2022 - 12:16:23 am

UEA Berpartisipasi dalam Pertemuan Bersama Menteri Keuangan dan Kesehatan G20


ABU DHABI, 22 Juni (WAM) - Kementerian Keuangan (MoF) dan Kesehatan (MoHAP) UEA kemarin berpartisipasi dalam pertemuan bersama pertama menteri keuangan dan kesehatan dalam Kelompok Dua Puluh (G20), yang diadakan di bawah kepresidenan Indonesia, dipimpin oleh Yang Mulia Dr. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Yang Mulia Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Pertemuan tersebut meninjau kemajuan yang dibuat oleh Bank Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai pembentukan Dana Perantra Keuangan (FIF) untuk meningkatkan pencegahan, kesiapsiagaan dan tanggapan epidemi, serta membuat pengaturan yang diperlukan untuk meningkatkan koordinasi antara menteri keuangan dan kesehatan mengenai hal ini.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Yang Mulia Mohamed bin Hadi Al Hussaini, Menteri Keuangan UEA, Yang Mulia Dr. Yousef Mohammed Al Serkal, Direktur Jenderal Emirates Foundation for Health Services, mewakili Yang Mulia Abdul Rahman bin Mohammad Al Owais, Menteri Kesehatan dan Pencegahan Masyarakat, Menteri Keuangan dan Kesehatan Negara Anggota, perwakilan organisasi internasional dan negara undangan.

Dalam penyampaiannya selama pertemuan tersebut, Yang Mulia Mohamed bin Hadi Al Hussaini berterima kasih kepada Indonesia selaku presiden G20 atas inisiatif ini, dan memuji upaya yang dilakukan oleh Bank Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mencapainya.

Yang Mulia mengatakan: "Kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan antara Menteri Keuangan dan Kesehatan sangat penting, tidak hanya untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19, tetapi juga untuk lebih siap dan fleksibel dalam menghadapi epidemi di masa depan. " G20 menegaskan bahwa meskipun penurunan jumlah orang yang terinfeksi "Covid-19" di beberapa negara dalam beberapa bulan terakhir, jumlah infeksi masih tinggi di sebagian besar negara di dunia, dan telah meningkat secara signifikan dalam beberapa minggu terakhir, yang sangat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi dan pemulihan global.

Ia mencontohkan, kemunculan cacar monyet di negara-negara non-endemis merupakan pengingat akan pentingnya dan perlunya upaya Kelompok Dua Puluh (G20) terkait pencegahan, kesiapsiagaan dan penanggulangan epidemi, agar dunia lebih siap di masa mendatang.

Patut dicatat bahwa G20 baru-baru ini menugaskan Bank Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menemukan cara yang tepat guna menciptakan solusi keuangan guna meningkatkan pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons epidemi. Oleh karena itu, Bank Dunia, berkoordinasi dengan WHO mengusulkan pembentukan Dana Perantara Keuangan (FIF) dengan tujuan membantu negara-negara berkembang untuk lebih siap dalam pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons epidemi.

Perlu dicatat bahwa pertemuan Menteri Keuangan dan Kesehatan berikutnya dalam Kelompok Dua Puluh (G20) akan diadakan pada November 2022.

Penerjemah: Didek Yustika https://wam.ae/ar/details/1395303059799

WAM/Indonesian