Rabu 26 Januari 2022 - 9:26:23 pm

Lingkungan PBB Menyerukan Lebih Banyak Tindakan untuk Mengatasi Krisis Perubahan Iklim


NEW YORK, 6 Januari 2022 (WAM) -- Direktur Eksekutif Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Inger Andersen, meminta semua negara untuk mengambil tindakan lebih lanjut untuk mengatasi tiga krisis besar yang saat ini mengancam planet ini, yaitu perubahan iklim, hilangnya alam dan keanekaragaman hayati, polusi dan limbah.

Dalam pernyataannya menandai setengah abad sejak berdirinya program, Andersen meminta masyarakat internasional untuk mengambil manfaat dari visi dan tekad dalam hal ini, dengan fokus pada penataan kembali tata kelola global manusia dan bumi ini.

Dia merujuk pada kontribusi yang dibuat oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa selama beberapa dekade terakhir untuk mengoordinasikan upaya global dalam rangka menemukan solusi yang tepat untuk tantangan lingkungan yang muncul.

Dia menekankan bahwa program tersebut telah berkontribusi untuk memperkuat gerakan global untuk memperlambat deforestasi selama 50 tahun terakhir, serta mengoordinasikan kerja sama global untuk memulihkan lapisan ozon dan menghapus bahan bakar bertimbal, serta melestarikan spesies yang terancam punah.

Andersen menekankan pentingnya menghentikan perusakan hutan, lahan basah dan ruang hijau lainnya, untuk memastikan pemulihan ekosistem, yang dianggapnya sangat penting dalam upaya memerangi perubahan iklim melalui pembangunan berkelanjutan.

Perlu dicatat bahwa laporan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dikeluarkan pada tahun 2020, telah memperingatkan dampak pengurangan ukuran hutan selama 30 tahun terakhir, karena 420 juta hektar hutan hilang melalui konversi ke penggunaan lahan lainnya.

Penerjemah: A. Mubarak https://wam.ae/ar/details/1395303008909

WAM/Indonesian