Selasa 24 Mei 2022 - 11:10:20 pm

Ketua Parlemen Turki: Prospek untuk Mengembangkan Hubungan Perdagangan dengan UEA Sangat Luas

  • 145376082536844096
  • 2687754725972254942

ABU DHABI, 21 Jan / WAM / Yang Mulia Profesor Mustafa Shantop, Presiden Majelis Nasional Besar "Parlemen" Republik Turki menegaskan bahwa ada potensi besar untuk meningkatkan hubungan perdagangan antara negaranya dan UEA, melebihi angka saat ini .

Dalam wawancara dengan Kantor Berita Emirat "WAM", Yang Mulia mengatakan bahwa kepemimpinan kedua negara bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral, dan upaya ini akan menghasilkan penandatanganan perjanjian kerja sama baru dan pembaruan janji sebelumnya untuk memperluas kerja sama yang ada diantara mereka.

Dia menekankan bahwa kunjungan Yang Mulia Syeikh Muhammad bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, ke Turki, merupakan langkah penting dalam proses penguatan hubungan bilateral antara kedua negara dan membawa mereka ke tingkat lanjutan.

Dia menjelaskan, "Kami bertujuan untuk memperkuat hubungan kerja sama antara Turki dan UEA di bidang perubahan iklim, energi, ketahanan pangan dan air, selain kesehatan, pertanian, logistik, infrastruktur, dan pariwisata," dan menunjukkan bahwa kedua belah pihak siap menetapkan tujuan baru untuk kerjasama dan investasi bersama.

Yang Mulia menekankan bahwa Turki sangat mementingkan penguatan kerja sama dengan UEA. Dia menambahkan: "Memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara tidak hanya akan berkontribusi untuk melestarikan kepentingan bersama kita, tetapi juga untuk memperkuat kemakmuran dan stabilitas regional di kawasan kita. Saya percaya bahwa rekan-rekan kami di UEA memiliki pendapat yang sama mengenai kontribusi bersama bagi stabilitas dan perdamaian regional.

Presiden Majelis Nasional Agung Republik Turki kemarin bertemu dengan Saqr Ghobash, Ketua Dewan Nasional Federal di Abu Dhabi, dan kedua pihak membahas cara-cara untuk meningkatkan kerja sama parlementer antara kedua negara.

Kunjungan Profesor Shantob dilakukan dua bulan setelah kunjungan Yang Mulia Syeikh Muhammad bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata ke Turki, di mana ia bertemu dengan Presiden Turki.

Selama kunjungan, UEA mengumumkan pembentukan dana investasi sebesar USD 10 miliar di Turki.

Uni Emirat Arab adalah mitra dagang pertama Turki di Dewan Kerjasama Teluk, di mana volume perdagangan bilateral antara kedua negara pada tahun 2020 berjumlah sekitar USD 8 miliar. Pejabat tinggi Turki mengatakan bahwa perdagangan selama sepuluh bulan pertama tahun 2021 berjumlah USD 6,4 miliar.

Profesor Shantop menjelaskan bahwa UEA juga merupakan investor penting di Turki dan menempati urutan kedua di antara negara-negara Dewan Kerjasama Teluk di bidang investasi, dan menambahkan bahwa UEA memiliki investasi yang signifikan di bidang pariwisata, perbankan serta pelabuhan dan ritel.

Yang Mulia Dr Thani bin Ahmad Al Zeyoudi, Menteri Perdagangan Luar Negeri, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg pekan lalu bahwa UEA berusaha untuk menggandakan volume pertukaran perdagangan dengan Turki. Mengomentari hal ini, Shantoub menekankan: "Memang ada potensi besar untuk memperluas hubungan perdagangan di antara kita."

Shantop mengungkapkan bahwa kontraktor Turki telah mengimplementasikan 141 proyek senilai USD 13 miliar di UEA hingga saat ini, dan menambahkan: "Perusahaan kami telah berinvestasi di pasar UEA dan menjadi bagian darinya selama lebih dari 10 tahun, karena investasi Turki di UEA berjumlah USD 720 juta ."

UEA dan Turki menandatangani perjanjian kesepakatan pertukaran hampir USD 5 miliar dalam mata uang lokal, Rabu lalu.

Profesor Shantop menekankan bahwa kunjungan Yang Mulia Syeikh Muhammad bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata ke Turki, dan kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang akan datang akan berkontribusi untuk memperkuat hubungan bilateral dan mendukung kerjasama ekonomi antara kedua negara.

Penerjemah: A. Mubarak https://wam.ae/ar/details/1395303013495

WAM/Indonesian