Selasa 24 Mei 2022 - 10:53:15 pm

Pernyataan Bersama Pertemuan Lima Tahun Tentang Yaman


LONDON, 27 Januari (WAM) - Perwakilan senior Kerajaan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kesultanan Oman, Inggris dan Amerika Serikat bertemu kemarin (26 Januari) untuk membahas situasi di Yaman. Hans Grundberg , Utusan Khusus Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut hadir ke Yaman sebagai tamu dalam pertemuan tersebut.

Para peserta dalam pembicaraan lima tahunan itu menekankan pentingnya mencapai solusi politik yang mendesak dan komprehensif untuk konflik tersebut, dan menegaskan kembali dukungan mereka terhadap upaya yang dilakukan oleh Utusan Khusus untuk mencapai tujuan ini, termasuk pembaruan pembicaraan politik. Mereka meminta para pemimpin pihak-pihak yang berkonflik di Yaman untuk bekerja sama secara konstruktif dengan utusan PBB selama pembicaraan dengan mereka.

Para peserta dalam pembicaraan lima pihak mengutuk dengan keras serangan berulang oleh milisi teroris Houthi terhadap warga sipil di Yaman, dan pekerja Amerika di Sana'a, serta serangan teroris baru-baru ini terhadap Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Mereka juga menekankan bahwa serangan semacam itu menghambat upaya perdamaian dan memperburuk penderitaan, dan menekankan bahwa semua bentuk terorisme merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional, dengan memperhatikan kebutuhan untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas tindakan teroris dan membawa mereka ke pengadilan.

Para peserta dalam pembicaraan lima tahunan itu menyatakan dukungan penuh mereka untuk Kerajaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dan masalah keamanan nasional mereka yang sah, dan menyerukan diakhirinya segera serangan Houthi.

Para peserta dalam pembicaraan lima pihak mengakui hak sah Kerajaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk mempertahankan wilayah mereka dari serangan teroris sesuai dengan aturan hukum internasional dan hukum humaniter internasional, yang termasuk mengambil semua tindakan pencegahan yang wajar untuk menghindari korban warga sipil.

Para peserta dalam pembicaraan lima arah juga mengutuk penahanan kapal "Rawabi" yang mengibarkan bendera UEA di dekat pantai Yaman, dan menekankan bahwa Houthi merupakan ancaman bagi navigasi internasional kapal-kapal di Teluk Aden dan Laut Merah. .

Para peserta dalam pembicaraan lima tahun membahas Iran memasok Houthi dengan rudal dan senjata canggih, yang melanggar resolusi Dewan Keamanan 2216 dan 2231.

Para peserta dalam pembicaraan lima tahun membahas memburuknya krisis kemanusiaan di Yaman dan setuju untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan langsung ke Yaman, dan bekerja untuk melindungi keamanan dan keselamatan pekerja kemanusiaan, selain melindungi jalan utama memberikan dukungan kemanusiaan untuk menghentikan memburuknya krisis kemanusiaan.

Para peserta dalam pembicaraan lima pihak mengakui bahwa krisis ekonomi di Yaman memperburuk penderitaan rakyat Yaman, dan menekankan pentingnya memperkuat upaya internasional untuk memberikan dukungan ekonomi yang diperlukan untuk mencapai stabilitas ekonomi Yaman, bersama dengan upaya reformasi yang diperlukan untuk meningkatkan transparansi keuangan.

Para peserta dalam pembicaraan lima tahun juga membahas perlunya menemukan solusi mendesak untuk krisis FSO SAFER yang lebih aman dan meminta Houthi untuk mengizinkan akses PBB untuk melakukan penilaian terhadap tanker itu.

Para peserta dalam pembicaraan lima tahun sepakat untuk mengadakan pertemuan berkala untuk mengoordinasikan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakhiri krisis Yaman dan mendukung Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Yaman.

Penerjemah: Didek Yustika https://wam.ae/ar/details/1395303015698

WAM/Indonesian