Menteri Perdagangan Luar Negeri UEA: Senilai USD341 Miliar dalam Perdagangan Nonmigas antara UEA dan Negara-Negara G20

Menteri Perdagangan Luar Negeri UEA: Senilai USD341 Miliar dalam Perdagangan Nonmigas antara UEA dan Negara-Negara G20

NEW DELHI, 7 September (WAM) - Dr. Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, Menteri Perdagangan Luar Negeri UEA, mengatakan bahwa hubungan perdagangan dan investasi antara UEA dan negara-negara G20 semakin menguat.

“Pada tahun 2022, perdagangan nonmigas antara kedua belah pihak mencapai USD341 miliar, yang merupakan 55% dari total perdagangan nonmigas UEA. Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 21% dibandingkan tahun 2021, dan masing-masing meningkat sebesar 56% dan 34% dibandingkan tahun 2020 dan 2019,” kata menteri tersebut kepada Kantor Berita Emirat (WAM) di India tempat beliau mewakili UEA pada KTT G20 di New Delhi tahun 2023.

“Negara-negara G20 adalah mitra dagang terbesar UEA, menyumbang 43% ekspor nonmigas, 39% ekspor elektronik, dan 67% impor,” jelas menteri.

“Hubungan perdagangan dan investasi yang kuat ini merupakan bukti komitmen UEA terhadap perdagangan terbuka dan bebas. UEA adalah pemain utama dalam perekonomian global dan berupaya memperkuat hubungannya dengan negara-negara lain di seluruh dunia.”

Al Zeyoudi mencatat bahwa perdagangan nonmigas UEA dengan negara-negara G20 tumbuh secara signifikan pada tahun 2022, naik 56% dari tahun 2020 dan 34% dari tahun 2019. “Peningkatan ini berlanjut pada paruh pertama tahun 2023, dengan perdagangan nonmigas mencapai USD181,9 miliar, naik 14,4% dari periode yang sama tahun 2022.

“Ekspor nonmigas UEA ke negara-negara G20 tumbuh sebesar 10,6% pada paruh pertama tahun 2023, mencapai total USD23,4 miliar. Nilai ekspor kembali ke negara-negara ini juga meningkat sebesar 14% menjadi USD38 miliar. Impor meningkat sebesar 15,2% menjadi USD120,5 miliar.”

Hubungan investasi UEA dengan negara-negara G20, lanjut menteri, sedang berkembang pesat, dengan total saldo investasi langsung UEA di negara-negara ini mencapai lebih dari USD215 miliar pada akhir tahun 2021. Jumlah ini mewakili 92,5% dari seluruh investasi UEA di seluruh dunia.

“Total saldo investasi negara-negara G20 di UEA juga signifikan, mencapai lebih dari USD74,2 miliar, menyumbang 43,3% dari seluruh investasi asing langsung (FDI) ke UEA.”

Menteri mengatakan bahwa undangan UEA ke KTT G20 merupakan pengakuan atas statusnya sebagai pemain ekonomi utama, mitra utama dalam sistem perdagangan global, dan warga negara global yang bertanggung jawab. Dalam hal ini, beliau menyoroti UEA sebagai pintu gerbang utama arus barang dan jasa, dan anggota komunitas internasional yang efektif.

Al Zeyoudi menegaskan kembali komitmen UEA untuk memastikan akses yang adil dan inklusif terhadap sistem perdagangan global bagi negara-negara Selatan, dengan menggarisbawahi peran perdagangan sebagai katalis bagi produktivitas industri, penciptaan lapangan kerja, dan berbagi pengetahuan.

Beliau lebih lanjut menekankan pentingnya kerja sama lintas batas dalam membangun ketahanan di seluruh rantai nilai global, menggarisbawahi perlunya meningkatkan partisipasi usaha kecil dan menengah dan mendorong diversifikasi sumber impor, terutama untuk sektor-sektor penting.

https://wam.ae/en/details/1395303194329